SELAMAT DATANG DAN SELAMAT MEMBACA

Rabu, 9 September 2015

NEGARA EROPAH MULAI KEMPEN TENTANG BAHAYANYA SELFIE

Meski Awalnya selfie Dianggap SEBAGAI kegiatan bersenang senang, saat ini BANYAK Negara mulai mempertimbangkan Untuk melarang selfie.
Kegiatan mengambil gambar selfie mulai Popular sejak Tahun 2014 dan Awalnya Dianggap bermanfaat Demi mengabadikan sesuatu moment. Tahun 2014 disebut SEBAGAI 'Tahun selfie' dan sejak tahun 2014 selfie makin popular di kalangan pengemarnya.
Namun Semakin hari Semakin Sering dilaporkan Orang Yang berselfie DENGAN menimbulkan cara Yang berbahaya,akan mengundang penggemar kepada maut. SESETENGAH kerajaan Telah
mulai melihat SEBAGAI hal Yang Menjadi ancaman Bagi KESELAMATAN Masyarakat.
Seperti diberitakan Telegraph, ada bahkan Yang Telah Membuat Kempen Pendidikan publik Untuk Mencegah kegiatan selfie Seperti halnya DENGAN mesej tentang Bahaya MEROKOK dan pesta MINUMAN Keras.
Di dalam Kempen tersebut, Terdapat Sebuah poster Yang Bertuliskan "selfie Dapat Mengambil Nyawamu.".
Pada Jun, dua orang tewas di Pegunungan Ural, Yang terbentang Sepanjang Kazakhstan dan Rusia, Setelah mengambil gambar selfie saat menarik pin granat.
Di Bulan Yang sama, berumur seseorang 21 Tahun tewas Setelah mengambil selfie di Jembatan Moskow dan terjatuh.
Di Texas, amerika Serikat, pada Rabu (2/9), Seorang ayah tewas Setelah mengambil selfie saat mengacukan sebuah pistol Ke lehernya Sendiri. Lalu pada bualan Mei, Seorang Wanita bernasib karena terselamatkan Setelah menciba berselfie DENGAN mengacukan pistol Ke kepalanya.
Sementara ITU, di Taman Nasional Yellowstone amerika Serikat, lima orang tewas karena mengambil gambar selfie terlalu Dekat Dengan sekumpulan harimau. dan pada bulan jun Eropa membuat Larangan mengeluarkan berselfie dan di beberapa Tempat Terkenal Seperti Menara Eiffel Ke laman sosial.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan